Debut yang menolak terlalu rapi selalu menyenangkan untuk diperdebatkan.
Edisi ini kita membedah Sunyi di Ujung Lorong karya Rani Kusuma — novel
yang katanya lambat, tapi banyak pembaca menyebut justru itulah kekuatannya.
Kita akan membahas tempo, tokoh diam, dan penutup yang tidak memberi semua
jawaban.
Format: diskusi terbuka. Buka mikrofon, atau cukup tulis pendapatmu di kolom
chat — semua suara sah.
